UNTUK KONSULTASI SOLUSI SILAHKAN email ke : putusamodro@gmail.com

Tirakat di Makam Keramat Hanya Bikin Melarat

Tirakat di tempat keramat (tempat wingit atau yang disakralkan) merupakan tradisi yang melekat erat dalam masyarakat negeri ini.
Pada umumnya, mereka datang berziarah ke makam-makam keramat tersebut dengan berbagai maksud dan tujuan.
Sebagian peziarah sengaja datang untuk berziarah. Mereka mengunjungi makam para wali atau tokoh-tokoh bangsa ini.
Di lokasi makam, para peziarah duduk di sekitar makam sambil membaca surat yasin dan doa-doa.
Mereka membaca surat yasin untuk para waliyulloh. Mereka juga mendoakan para penghuni kubur di lokasi makam tersebut.

Namun demikian, ada pula peziarah yang sengaja datang untuk maksud dan tujuan berbeda.
Mereka memang membaca surat yasin dan doa-doa. Tetapi di sisi lain, mereka juga berdoa untuk dirinya sendiri, mencari pesugihan.
Para peziarah itu melakukan tirakat di tempat keramat untuk tujuan pesugihan.
Mereka beranggapan bahwa dengan melakukan tirakat di tempat keramat, keinginan untuk menjadi kaya dapat terkabulkan.
Bahkan tidak sedikit diantara para peziarah itu yang sengaja meminta kepada para waliyulloh yang telah meninggal itu agar diberi kehidupan yang lebih baik.
Tradisi yang sudah melekat erat ini tentu saja menyalahi syariat agama.
Meminta sesuatu kepada kubur atau penghuni kubur dapat dikategorikan syirik.
Uniknya, para peziarah yang melakukan tirakat dengan tujuan pesugihan tersebut adakalanya merasa yakin bahwa upaya tirakatnya berhasil dan dikabulkan.
Setelah melakukan tirakat, mereka pulang membawa keyakinan besar bahwa dalam rentangg waktu yang tidak terlalu lama dirinya akan memperoleh kekayaan dan hidup mewah.
Padahal semua itu hanya khayalan belaka. Bahkan mereka tersugesti dengan obrolan-obrolan selama berada di makam keramat.
Seolah-olah, ada banyak peziarah yang melakukan tirakat berhasil menaikkan taraf ekonominya menjadi kaya.
Sesungguhnya, obrolan-obrolan di makam keramat seringkali dilakukan oleh orang-orang yang sama yang sengaja mengambil keuntungan dari kedatangan para peziarah.
Sugesti yang ditanamkan kepada peziarah membuat peziarah betah berlama-lama di makam keramat. Dengan sendirinya, orang-orang yang menebar sugesti mendapat keuntungan dari dagangan atau bisnis yang dilakukan di sekitar makam.
Ketahuilah, tirakat di makam keramat dengan tujuan pesugihan hanya akan membuat diri menjadi melarat.

Kesaksian Peminjam Bank Gaib Bag.2

Bank Ghoib merupakan salah satu wahana pesugihan yang paling banyak dicari oleh orang-orang yg ingin cepat kaya dengan jalan pintas. jenis pesugihan ini tergolong sangat mudah untuk memilikinya, yaitu cukup dengan memiliki meminjam ghoib berasal dari alam ghoib yang dapat menghasilkan uang yg jumlahnya mencapai Milyaran rupiah.
jika ingin mengajukan permintaan uang dibank ghoib,syaratnya cukup mudah.sarana yang harus disediakan oleh pelaku pesugihan adalah menyediakan minyak untuk ditumbalkan melalui upacara ritual yg dilakukan oleh paranormal khusus yg mumpuni. Konon, hanya Ki paranormal yg menguasai khodam bank ghoib, artinya hanya kepada beliau anda bisa meminta pertolongan untuk mendapatkan kekayaan yg melimpah ruah tersebut.

Apa yang disebut sebagai Bank Ghoib memang sangat berbeda dengan pesugihan jenis lainnya. pelaku bisa langsung mendapatkan uang tunai dalam jumlah milyaran rupiah.
Bank Ghoib persisnya berupa pepunden yang sudah sangat kuno. Jika dilihat dari fisiknya, tempat pesugihan ini  berbentuk sebuah makan keramat tua  angker yg berusia ribuan tahun.atau bahkan bisa langsung dirumah .
Menurut informasi yang berhasil dihimpun majalah Supranatural, Bank Ghoib ini sudah banyak memiliki nasabah yang tersebar di berbagai tempat di indonesia,. Konon, mereka yang berhasil melakukan peminjaman uang bisa mendapatkan uang dalam jumlah amat besar mencapai milyaran rupiah.
“Ini bukan dongeng, Mas..! saya sudah membuktikannya. saya dapat pinjaman uang tiga milyar lebih, dan sekarang sudah memiliki show room mobil. Makanya saya minta pertolongan dengan si paranormal kata Sadiman, salah seorang yang berhasil memiliki bank ghoib tanpa ragu dan malu.
Ketika ditanya apakah dia tidak takut dengan akibatnya di kelak kemudian hari, maka jawabnya,” apa yg mesti ditakutkan mas… Bank ghoib ini tidak minta tumbal nyawa.., kita hanya diharuskan rutin  memberikan sumbangan kepada anak - anak yatim piatu agar pesugihan ini terus menghasilkan uang sampai dengan jumlah yang dibutuhkan.
sekarang saya sudah kaya raya. Capek jadi kere terus-terusan. Saya juga ingin membahagiakan anak dan isteri.kata salah seorang sumber yang tidak mau disebut namanya (Red)
memang banyak orang-orang yang menggunakan berbagai cara agar bisa kaya raya seperti Saya. Apalagi di tengah situasi zaman yang serba sulit seperti sekarang ini.
MAHAR DIBAYAR UANG TUNAI LANGSUNG DIDAPAT
Menurut keterangan Ki Paranormal , untuk mendapatkan pesugihan ini, pelaku hanya cukup menyiapkan uang sebagai mahar/mas kawin sebesar 15 juta rupiah untuk pelaku pesugihan yg sekedar meminta uang ghoib  sebesar 1 milyard & mas kawin sebesar 20 juta bagi pelaku yg meminta uang ghoib sebesar 2 milyard, permintaan uang ghoib paling banyak bisa dikabulkan dalam jumlah 30 Milyard,uang mahar/mas kawin tersebut sebagai sesaji yang harus dipenuhi oleh pelaku untuk membeli alat ritual, minyak jafaron,foniswalla, apel jin, kembang setaman, kemenyan atau yosua, nasi tumpeng, serta perlengkapan ritual lain-lain.
Setelah semua sesaji lengkap, Ki Paranormal akan melakukan ritual.dan ritual ini harus dilakukan Setiap saat tapi. Akan lebih afdol, jika ritual dilakukan pada malam Jum’at yang keramat, yakni malam Jum’at Legi atau Kliwon.
“Syarat-syaratnya harus dipenuhi. Tidak boleh lebih, tidak boleh kurang. Kalau kurang, pasti tidak akan ada respon dari pemilik bank ghoib di alam sana,” tuturnya.
Bila semua persyaratan sudah dilengkapi, Ki Paranormal akan melakukan ritual. pelaku cukup menunggu perintah dari  untuk melaksankan syarat-syarat yg diminta oleh penguasa ghoib,setelah syarat-syarat telah dilaksanakan oleh sipelaku & proses ritual selesai, dalam 1hari ,dan Ki Paranormal akan memberikan  hasil semuanya kepada si peminjam
“Jika sesaji yang dipersembahkan diterima oleh sang penguasa ghoib, maka goib akan mengajukan syarat-syarat/perjanjian yang mesti dipenuhi/dilaksanakan oleh orang yg mengajukan permintaan uang goib,apabila syarat-syarat  sudah dilaksanakan dengan sempurna,maka penguasa ghoib akan memberikan uang tunai dengan jumlah uang yang dipinta terpenuhi” tandasnya
Lebih lanjut dijelaskan olehnya, di Bank ghoib, permintaan di bank goib baru bisa dipenuhi asal alasannya jelas & mendesak, misalnya pelaku betul-betul kepepet karena ditagih utang dan harus segera membayar,rumah mau disita karena menunggak di bank,keluarga yang sakit parah tetapi tidak ada biaya untuk berobat,biaya sekolah anak,biaya pernikahan, serta kebutuhan yang memang harus segera diselesaikan tetapi sudah tidak ada lagi jalan keluar lain,ini tanpa tumbal apapun.
“Kalau berbohong, jangan harap akan diberi. Malahan bisa saja dia celaka!” Tandas ki Paranormal “ jadi pelaku dapat meminta uang sesuai dengan kebutuhan & keinginannya. Masalah jumlah pencairannya, bank ghoib akan mencairkan semuanya dilokasi dan bukan  dikirim. kerumah  pelaku
Ketika lebih lanjut ditanyakan tentang orang-orang yang telah sukses dengan bank ghoib , ki Paranormal dengan blak-blakan mengatakan sudah ratusan orang yang berhasil dan menyebut beberapa nama. Di antaranya, Margono warga Bodak, Purwodadi, Jawa Tengah, Adji Saputro dari Jakarta serta seorang berinisial SHB yang menurut ki Paranormal , berprofesi sebagai wartawan di Jakarta.
“Itu hanya sebagian yang saya sebutkan. Yang jelas, banyak sekali yang sukses. ada juga wartawan. Tapi jangan tersinggung lho, Mas!” Tutur ki Paranormal dengan nada setengah bercanda.
Masih menurut cerita, walau beliau sering didatangi para pencari pesugihan yang menginginkan uang tunai, baik itu yang pinjam milyaran rupiah maupun yang diberi secara cuma-cuma, tapi dana yang bersedia di Bank Gaib , takkan habis. Pasalnya, menurutnya, tersedia uang tunai sebanyak tiga ratus kontainer besar.
“Hingga kini, yang dibuka baru satu kontainer. Itupun belum ada seper sepuluh dari isi container itu yang telah dipinjamkan kepada para nasabah,” tandas ki Paranormal yang mengaku bisa melihat keberadaan uang tersebut dengan kekuatan mata batinnya.
Bahkan, menurutnya lagi, di bank gaib tersebut juga ada sistem seperti juga layaknya ada sistem administrasi yang berlaku di sebuah bank di alam manusia.“Bank ghoib itu juga punya karyawan, mereka inilah yang mendata jumlah  nasabah yang meminta,” cerita nya juga
Seperti halnya tempat pesugihan lain, pesugihan Bank Gaib juga meminta tumbal. Namun menurut ki Paranormal , penguasa ghoib tidak mau diberi tumbal nyawa orang, tumbalnya cukup amal  kepada anak yatim piatu guna .hanya itu saja persyaratannya, dan tidak ada tumbal lain.
Jika pesugihan lain biasanya pelaku akan menjadi abdi sang penguasa gaib sebelum takdirnya tiba, tapi tidak demikian dengan pesugihan bank ghoib. Menurut ki Paranormal, pelaku pesugihan ini diharuskan mengembalikan pinjaman kepada bank ghoib,tetapi hanya diwajibkan untuk melakukan ritual-ritual penganti,  serta berpantang makanan tertentu,bersedekah dengan orang yg telah ditentukan goib serta memberikan tumbal kambing hitam,putih kepada pengusa ghoib, apabila pelaku lalai melakukan kewajibannya & lalai memberikan tumbal, maka uang,harta benda akan lenyap dalam sekejap mata.tetapi apabila rutin melakukan ritual serta rutin mempersembahkan tumbal, maka harta akan terus bertambah menjadi banyak & melimpah ruah sampai dengan jumlah yang di inginkan pelaku terpenuhi,jika sudah terpenuhi semua kebutuhan,sebaiknya perjanjian  dengan pemilik bank goib segera di akhiri dengan melakukan ritual pamungkas putus kontrak.
Apabila pelaku ingin terima jadi, Ki Paranormal juga siap membantu ritual permintaan uang goib sampai tuntas, tetapi pelaku tetap diharuskan untuk melakukan/melaksanakan, syarat-syarat yang di pinta penguasa goib,apabila semua syarat telah pelaku kerjakan /laksanakan dengan baik,artinya permintaan uang goib telah disetujui, maka Ki Paranormal akan mengirimkan kotak goib hasil ritual kerumah pelaku,selanjutnya pelaku tinggal merawat uang hasil gaib tsb & melakukan ritual sesuai dengan petunjuk yang diberikan ki paranormal , jika pelaku tidak ada waktu untuk ketempat pratek ki Paranormal , ritual permintaan uang goib tidak bisa dilakukan dengan di wakilkan kepada ki Paranormal ,pelaku Harus datang ke tempat pratek ki Paranormal, hasilnya sama saja, pelaku cukup membayar uang mahar

Ritual Gagal Anakpun Jadi Korban

Banyak cara dan upaya yang ditempuh manusia dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup berupa kekayaan. Memang, kemiskinan sebagai dampak lemahnya ekonomi sering mendorong manusia nekad untuk melakukan apa saja yang dapat mencapai keinginannya itu. Tidak peduli apakah cara-cara tersebut bertentangan dengan keimanan. Gara-gara melakukan ritual bank gaib itu, anakku mati secara misterius. Nyawanya telah direnggut oleh jin penjamin pinjaman uang gaib tersebut.
Salah satu contoh seperti yang dilakukan oleh sekelompok orang yang hendak mencari pesugihan dengan cara mencari pinjaman uang ke bank gaib. Lokasinya berada di daerah pesisir laut kidul, Jawa Tengah

Perisitiwa ini terjadi pada akhir 2001 yang lalu. Seperti kita ketahui, isyu tentang keberadaan bank gaib yang berada di beberapa tempat di Pulau Jawa masih sangat kontroversial ketika itu. Konon, biasanya persekutuan dengan modus bank gaib, yaitu berupa pinjaman uang pada makhluk halus yang harus dibayar dalam jangka waktu yang ditentukan. Tapi kali ini, tebusan yang harus dibayar berupa tumbal!

Kisah mistis kali ini, sebuah kejadian nyata yang dialami oleh salah seorang pelaku yang pernah datang ke tempat pesugihan berupa bank gaib. Nama-nama para pelaku sengaja kami samarkan untuk menjaga citra diri mereka. Berikut pengakuan salah seorang saksi yang berhasil kami tuliskan kembali...

Aku dilahirkan di Desa Jatimulya, dari sepasang suami istri yang berprofesi sebagai penjual makanan. Setelah dewasa, aku menikah dengan seorang gadis pilihanku dari desa sebelah kampung halamanku. Gadis itu bernama Mumun.

Karena sifat manja yang ditanamkan sejak kecil oleh ke dua orang tuaku, akhirnya berakibat buruk pada saat aku sudah berumah tangga. Aku menjadi seorang bisa dikatakan ingin hidup enak tapi enggan mencari pekerjaan yang layak.

Meski pernikahan kami sudah berjalan dua tahun lebih, namun beberapa usaha yang aku geluti belum membuahkan hasil yang memuaskan. Tak jarang, untuk makan sehari-hari saja, masih bergantung pada orang tua. Hingga suatu ketika, istriku hamil dan melahirkan seorang putri yang cantik. Sebut saja namanya Mely.

Mulanya aku merintis pekerjaan sebagai pengrajin batu bata. Beberapa tahun kemudian, usaha itu pun berhenti karena kurang modal. Beberapa kali aku mencoba mencari usaha-usaha yang lain. Namun lagi-lagi aku belum juga menemukan pekerjaan yang cocok dengan kepribadianku. Di saat aku sedang kalut dengan keadaan, aku kedatangan seorang teman dari desa lain. Sang teman menawarkan suatu jalan alternatif mencari kekayaan yang terdengar sangat musykil bagiku.

Temanku yang sebut saja bernama Solihin itu memang tergolong berada di desanya. Kedetangannya ke tempatku, karena Solihin disuruh oleh seorang perantara dari Desa Terisi agar mencarikan tujuh peserta lain untuk diajak ke suatu tempat keramat yang ada di pesisir laut kidul Jawa Barat. Maksudnya tak lain dan tak bukan adalah untuk melakukan peminjaman uang ke bank gaib.

Menurut Solihin, segala kebutuhan mulai dari ongkos dan kendaraan dijamin oleh Abbas, sang perantara tersebut. Aku dan teman-teman cukup membawa KTP dan botol kosong bekas air mineral. Di sana, konon ada sebuah tempat yang dirahasiakan berupa gua untuk meminta pesugihan berupa bank gaib.

Terus terang, aku tidak percaya pada cara-cara nyleneh yang diutarakan temanku itu. Tapi mengingat kondisi keluarga yang memprihatinkan, akhirnya aku turuti saja ajakan mereka. Sekedar mencari peruntungan! Pikirku ketika itu.

Sesuai dengan waktu yang direncanakan, rombongan disuruh berkumpul di suatu tempat yang ditentukan untuk menunggu jemputan dari Abbas selaku perantara.

Pagi itu, sekitar pukul 06.00 WIB, datanglah sebuah mobil Kijang. Kenmdaraan inilah yang kemudian membawa rombongan kami menyusuri arah selatan menuju Pantai Pangandaran di daerah Ciamis, Jawa Barat. Setelah sampai di sana, kami diajak memasuki sebuah goa yang pengap. Kami semua menemui seorang juru kunci yang berpakaian serba putih ala wali.

Setelah melakukan uluk salam, Abbas mengutarakan maksud kedatangan kami. Juru kunci tersebut tidak langsung menyanggupi, melainkan memberikan sebuah nasehat bahwa apa yang kami lakukan adalah perbuatan yang dilarang agama. Namun setelah Abbas mendesak, akhirnya juru kunci itu pun memenuhi permintaan kami dengan syarat-syarat dan resiko yang bakal terjadi.

Persyaratannya antara lain: peserta harus menyerahkan KTP dan memasukkan ombak air laut ke dalam botol yang kami bawa. Para peserta tidak boleh menciduk air laut secara langsung, melainkan menadahkan botol itu pada ombak yang datang sendiri secara bergelombang. Setelah semuanya diuraikan, kira-kira setengah jam kemudian kami keluar untuk mendapatkan air tersebut.

Setelah dapat, semua orang masuk kembali ke ruangan sang juru kunci. Lelaki berjubah putih itu memberikan lagi beberapa persyaratan yang harus disediakan oleh tiap-tiap peserta setelah sampai di rumah nanti. Di antaranya kami harus menyediakan kamar khusus untuk meletakkan sarana ritual nanti.

Air laut yang ada di dalam botol harus dicampur dengan bunga tujuh rupa. Peserta juga harus menyediakan tujuh jenis minuman yang berbeda dalam gelas, seperti kopi pahit, kopi manis, teh pahit, teh manis, kopi jahe, air kelapa, dan beberapa sarana ritual lainnya. Semuanya ditutup dengan kain putih. Pelaku juga tidak boleh tertidur pada tengah malam.

Di dalam kamar kami harus menunggu makhluk yang akan datang memenuhi hajat bagi tiap peserta. Menurut juru kunci, apapun yang terjadi para pelaku tidak boleh beranjak dari kamar. Apabila ritual itu gagal, para pelaku siap menanggung resiko yang akan terjadi kelak. Setelah semua persyaratan beres, kami pun pulang kembali ke rumah dan desa masing-masing.


Sampai di rumah, aku mempersiapkan segalanya, termasuk kamar khusus untuk acara ritual. Ketika malam semakin larut aku mulai melakukan ritual itu. Bau kemenyan yang mengepul menyengat di kedua rongga hidungku. Aku masih duduk bersila menahan rasa kantuk yang sedari tadi menggayut di kelopak mataku.

Sesaat kemudian, tiba-tiba ruangan kamarku serasa berguncang. Aku merasakan seolah rumahku digoyangkan oleh sesuatu kekuatan yang amat dahsyat. Aku sangat terkejut dan beranjak dari tempat duduk untuk bangkit ke belakang. Setelah itu entah dari mana datangnya, di depanku tampak asap putih mengepul. Lambat laun asap itu menjelma menjadi sosok makhluk yang mengerikan. Makhluk tinggi besar itu berdiri tepat di depanku. Terlihat jelas rambutnya yang gondrong, dengan taring mencuat di mulutnya. Tubuhnya tampak berwarna belang-belang mirip zebra.

Makhluk itu menggeram. Seraya menyeringai dia mendekatiku. Mungkin makhluk itu hendak mencekikku. Saat itu juga aku berusaha menghindar lari karena didera rasa takut yang membuncah. Ingin sekali aku berteriak. Tapi entah kenapa suaraku tersekat di tenggorokkan. Aku terus berusaha menggapai daun pintu untuk keluar. Setelah sampai keluar, aku lari mendekati ruang tamu. Untung saja makhluk itu tidak terus mengejarku.

Namun masih kurasakan, seakan rumahku berguncang hendak roboh. Tapi anehnya, istri dan anakku tidak terusik sama sekali dengan peristiwa yang kualami. Memang, kejadian itu hanya berlangsung sementara, kerana sesaat kemudian keadaan kembali normal. Karena takut, aku pun tertidur di sofa ruang tamu. Akhirnya, kunyatakan ritual itu gagal total.

Keesokan harinya, aku mendatangi beberapa rumah temanku. Mereka pun mengaku sama mengalami peristiwa semalam. Akhirnya, semuanya gagal. Begitu juga Abbas, sang perantara.

Seminggu setelah kejadian itu, tersiar kabar dari teman-teman bahwa mereka kerap kali diganggu makhluk tinggi besar itu. Makhluk itu datang dan menuntut ganti rugi atas kekecewaannya. Tidak sedikit di antara teman-temanku mengalami kesurupan yang nyaris merenggut nyawanya. Bahkan di antara mereka banyak yang anak-anaknya mengalami penyakit yang sangat aneh. Untuk saja ada orang-orang pintar di desa masing-massing yang segera menangani.

Dua hari setelah kabar itu, menjelang maghrib istriku yang baru pulang dengan anakku dari tempat mertuaku mengalami peristiwa yang selama ini aku takutkan. Setelah tiba di rumah, anakku yang berusia 2 tahun itu mendadak kejang-kejang. Semua tetangga hadir, termasuk ibuku untuk melihat keadaan anakku.

Sebelumnya, anakku tidak mengalami sakit apa-apa. Setelah semuanya berkumpul, anakku pun menghembuskan nafas yang terakhir. Semua orang yang hadir termasuk istri dan ibuku menangis meratapi kepergian anakku yang masih belia itu. Aku sangat terpukul dan menyesal dengan kejadian ini.

Saat kematiannya, ada sesuatu yang aneh aku lihat di leher anakku. Begitu juga pada tetangga yang hadir. Kami semua melihat seperti ada bekas cekikan di leher Mely, anakku. Akhirnya keadaan pun menjadi gempar. Ada yang beranggapan anakku terkena tulah makhluk halus.

Namun ada juga yang mengatakan, anakku menjadi tumbal orang yang melakukan pesugihan. Hanya aku yang tahu pasti tentang semuanya. Dan, aku hanya menyesali perbuatan yagn pernah kulakukan itu. Benarkah anakku menjadi tumbal akibat persekutuan yang gagal? Wallahu'alam.

Kini...aku hidup dalam kesendirian, karena setelah peristiwa itu istriku memutuskan untuk pergi menjadi TKW ke Arab Saudi. Semoga peristiwa yang kualami ini tidak menimpa kepada para pembaca yang lain. Sampai kapanpun kejadian ini terus membekas di dalam ingatanku.

Pesugihan Tukar Guling

Jual Musuh ( JM )
Pesugihan Tukar Guling ini yang paling banyak diminati orang, karena wadal/tumbal bisa orang yang dibenci alias musuh bebuyutan sipelaku. Karena yang dijadikan anggunan itu musuh maka dikenal dengan JM (Jual Musuh), prosesi ritualnya setelah pelaku menjalankan penayuhan/mendapat petunjuk ghaib maka dia wajib ritual pati geni sehari semalam untuk transaksi dengan ghaibnya Sang Penguasa 
Ritual ini sebenarnya paling simpel namun butuh nyali yang besar, karena star mulai dari awal sampai akhir itu dijalani sendiri, jadi tidak ada namanya rekayasa sebab tugas kuncen hanya membukakan gerbang untuk menghubungkan antara pelaku dan ghaibnya. Asal pelaku menuruti tuntunan kuncen dan menjalankan dengan sungguh-sungguh tentunya kesuksesan yang bakal dia raih. Banyak orang mundur lantaran nyalinya ciut, namun jika orang kepepet dan dendam dengan orang yang menyakiti tentunya keberanian akan timbul. Mau jalani ritual balas dendam dapat duit? Keterangan lengkapnya silahkan hubungi: "dukunkugaul@gmail.com"  ingat ini bukan untuk main-main!!! banyak orang yang gagal pesugihan kesana kemari rata-rata disinilah tempat persinggahan terakhir, tak heran ada juga jutru dukun penipunya yang dijadikan tumbalnya.
Tukar Bojo "TG"(Tutup Garwo)
Banyak orang yang salah artian bahwa Tukar Guling itu sama dengan Tukar Bojo, sebenarnya cuma beda artian bahwa Tukar Bojo yang ditumbalkan adalah suami/istri yang menyeleweng mengkianatinya, maka disebut pula Tutup Garwo (Tutup=Mati dan Garwo=Sigarane Nyowo). Pelaku ini biasanya menjalankan karena jengkel dengan tindakan pasangannya yang menyeleweng bahkan tidak bertanggung jawab dengan keluarganya, tega menyakiti /menyiksa /dsb. Karena sudah mentok biasanya si pelaku tega menutup (menumbalkan) bojonya, cerai mati tapi meninggalkan harta buat keluarga dengan ditumbalkan dengan bangsa jin. Ritual ini juga lagi marak akhir-akhir ini lantaran banyaknya perselingkuhan!!! Bagi anda yang lagi selingkuh harap sadar!!! Jangan sampai suami/istri anda nekat jalani ritual Tukar Bojo di Sini .
Tukar Janin "MT"(Meteng Tembean)
Salah satu metode pesugihan yang sangat langka, bukan menumbalkan janin seperti anggapan banyak orang! bukan aborsi yang membahayakan nyawa! Tukar janin adalah suatu prosesi pemindahan janin tersebut untuk diberikan kebangsa jin perempuan yang menginginkan keturunan. Ada pula yang menyebut ritual MT karena persyaratannya hanya bisa dilakukan oleh perempuan yang hamil pertama maka dikenal dengan Meteng Tembean. Dengan cacatan pelaku harus ikhlas melepas janinnya,biasanya ini korban dari hasil hubungan diluar nikah, dan kebanyakan pelaku ritual ini kekasih yang menghamili tidak bertanggung jawab. Dalam prosesinya jika wanita itu berhasil negosiasi dan anaknya di ikhlaskan untuk mereka(bangsa jin) rawat sebagai anaknya dengan catatan pantangannya tidak boleh diharap-harap lagi, maka bangsa jin tersebut akan memberikan imbalan berupa uang/perhiasan sebagai tanda keikhlasan pelaku ritual tersebut. Mengenai nominalnya itu juga tergantung rezekinya si jabang bayinya,mungkin diukur besar/kecilnya berdasarkan weton si pelaku ritual. Prosesi Ritual Pesugihan ini dengan tujuan menolong dan tidak adanya resiko asal perjanjian tersebut ditepati,untuk informasi jelasnya silahkan konsultasikan ke Kuncennya,silahkan hubungi:"dukunkugaul@gmail.com" 

KONSULTASI Email ke : putusamodro@gmail.com
google_ad_client = "pub-6102853269265692"; google_ad_host = "pub-1556223355139109"; /* 300x250, created 3/3/11 */ google_ad_slot = "8655118434"; google_ad_width = 300; google_ad_height = 250; google_language = "en" //-->